Atmosfer : Lapisan Pelindung Bumi, yang Mempunyai 5 Lapisan Penyusun



atmosfer

Atmosfer tidak jauh berbeda dengan lautan yang membungkus permukaan bumi.

Keduanya merupakan fluida yang membungkus permukaan bumi dan terikat secara gravitasi.

Perbedaan yang mendasar antara atmosfer dan lautan adalah bahwa atmosfer merupakan campuran gas yang dapat dikompresi atau ekspansi sedangkan lautan berisi cairan yang relatif tidak terkompresi.


Kemampuan kompresi dan ekspansi atmosfer, secara substansial dipengaruhi oleh  tekanan, menyebabkan berbagai fenomena atmosfer seperti angin, mendung, hujan, iklim, cuaca, dan sebagainya.

Secara umum, atmosfer dipelajari dengan membaginya menjadi dua bagian regional yaitu : atmosfer regional rendah (lower) dan atmosfer regional atas (upper).

Regional bawah adalah atmosfer dari permukaan bumi sampai ketinggian kira-kira 50 km. Ilmu untuk regional ini merupakan ilmu meteorologi.

Sedangkan ilmu regional atmosfer atas (> 50 km), dikenal dengan ilmu aeronomi.

A.  Pengertian Atmosfer
Lapisan Atmosfer merupakan lapisan gas yang berada di luar bumi sejak jarak 0 sampai dengan lebih dari 800 kilo meter diatasnya. 

Lapisan ini yang biasanya disebut dengan lapisan pelindung bumi.

Pada lapisan atmosfer bumi, bumi memiliki gas dengan kandungan gas yang terkandung di lapisan atmosfer. 

Kandungan gas di bumi ini yang akan membantu melindungi lapisan atmosfer.

Kandungan gas di bumi antara lain : Gas nitrogen dengan kadar 78,17 %, Gas oksigen (O2) sebesar 20,97 %, Gas argon sebesar 0,9 %, Gas karbon dioksida (CO2) sebanyak 0.0357 %, Uap air dan beberapa gas pendukung lainnya yang memiliki kadar lebih rendah.


B.  Fungsi Atmosfer
Atmosfer memiliki tujuan khusus, yakni sebagai pelindung bumi sekaligus menjaga kestabilan suhu, cuaca dan kelembaban udara yang ada di dalam bumi.

Atmosfer juga mampu menyeimbangkan dan menstabilkan keadaan yang di bumi dengan luar.

Jadi ketika matahari yang penyinarannya berada di atas bumi, dengan bantuan atmosfer bisa membantu mengurangi cuaca panasnya matahari yang ekstrem.

Selain itu atmosfer juga melindungi bumi dari benturan atau jatuhan reruntuhan benda-benda dari sistem tata surya yang bebas tanpa gravitasi di luar angkasa seperti meteor, batuan angkasa yang bebas berjalan-jalan.

Akan sangat berbahaya jika lapisan ini rusak, bahkan sampai berlubang hingga hancur. Manusia dan makhluk hidup yang ada di bumi tidak akan bisa bertahan lama.

C.  Lapisan Atmosfer
Oleh para ahli, pembagian lapisan atmosfer dilakukan dalam beberapa cara.

Ada yang membaginya berdasarkan perubahan sifat fisik berupa tekanan dan temperature.

Ada pula yang berdasarkan kehomogenan komposisi dan kerapatan gas-gas penyusun atmosfer pada setiap ketinggian (altitude).

Pada pembahasan ini kita akan lebih memfokuskan pembahasan urutan susunan lapisan atmosfer bumi berdasarkan perubahan sifat fisik berupa tekanan dan temperatur.

Berdasarkan sifat tersebut atmosfer bumi terbagi atas 5 lapisan, susunan urutannya mulai dari bawah (permukaan bumi) sampai ke atas yaitu :
·        Lapisan Troposfer
·        Lapisan Stratosfer
·        Lapisan Mesosfer
·        Lapisan Termosfer
·        Lapisan Eksosfer

1.   Troposfer
Trofosfer adalah lapisan paling rendah dalam struktur atmosfer. Karena keistimewaannya lapisan ini kehidupan di bumi terlindung dari radiasi yang berbahaya bagi kehidupan.

Namun disamping itu lapisan ini adalah lapisan paling tipis diantara lapisan-lapisan atmosfer lain.

Lapisan ini berada kurang lebih 15KM (ada juga yang berpendapat 0 12 KM) dari permukaan bumi).

Pada lapisan troposfer terjadi berbagai macam perubahan cuaca, suhu udara, perubahan angin, dan lain sebagainya.

Suhu dalam lapisan troposfer cenderung hangat, jika kita menambah ketinggian setiap 100meter maka suhu akan semakin turun 0,61elcius.

Pada bagian lapisan yang paling dekat dengan bumi ini sangat memungkinkan terjadinya peristiwa dan fenomena alam paling dekat.

Misalnya terjadi angin yang kencang yang mengakibatkan dampak akibat kerusakan hutan, hujan, halilintar, berawan.

Banyak interaksi manusia terjadi pada lapisan ini. Seperti aktivitas pesawat udara.

Meski salah satu manfaat dari lapisan troposfer adalah menyeimbangkan suhu udara yang ada di luar dengan di dalam bumi, ternyata temperatur di lapisan ini tidak konstan.

 Inilah yang menyebabkan perbedaan temperatur di satu tempat dengan tempat lain berbeda beda.

Jika tempat tersebut memiliki posisi yang tinggi, maka temperaturnya rendah. Begitu pula sebaliknya.

2.   Stratosfer 
Stratosfer adalah lapiasan ke dua dari atmosfer bumi. Stratofer memiliki ketebalan 15-55KM (ada juga yang berpendapat 12-60 KM) dari permukaan tanah. Stratosfer terletak di atas troposfer.

Pada lapisan ini terdapat lapisan ozon. Lapisan ozon sendiri berada pada ketinggian 20KM dari permukaan tanah.

Lapisan ozon berfungsi menyerap sinar ultraviolet dan melindungi bumi dari pancaran radiasi yang berbahaya bagi kehidupan di bumi.

Pada ketinggian pertama pada lapisan strstosfer ini suhu cenderung turun secara signifikan, awan jenis cirrus biasanya berada pada 15KM pertama dari lapisan ini.

Suhu pada lapisan ini relatif stabil mulai dari -17 F sampai -57. Suhu pada lapisan ini sangat dingin.

Lapisan ozon terletak pada stratosfer berada pada jarak 35 KM dari permukaan bumi.

Dari lapisan inilah di mulai terjadinya perbedaan temperatur dan tekanan.

Lapisan ini di nilai sangat penting, sebab mampu menjaga dan melindungi bumi dari bahaya radiasii sinar ultraviolet.

3.   Mesosfer
Mesosfer adalah lapisan udara ketiga dari atmosfer bumi. Suhu yang terdapat pada lapisan ini sangat dingin.

Pada lapisan ini sering terjadi pergesekan anatara meteor dan lapisan mesosfer, sehingga meteor yang akan sedang beraktivitas tidak akan jatuh ke bumi.
Mesosfer terletak diantara 50KM hingga 85KM (ada juga yang berpendapat 60-80 KM) di atas permukaan bumi.
Suhu pada lapisan ini mencapai – 73 (ada juga yang berpendapat antara -50⁰ -  70⁰ C)

Diantara mesosfer dan termosfer terdapat lapisan perantara yang dinamakan lapisan mesopause.

Manfaat utama dari lapisan ini adalah pelindung dan penyelamat bumi dari jatuhnya benda benda langit seperti meteor.

Cara lapisan ini melindungi bumi adalah dengan membakar benda langit tersebut saat masuk ke lapisan mesosfer.

Kemudian benda langit tersebut hangus dan menjadi abu sebelum sampai di permukaan bumi.

4.   Termosfer dan Ionosfer
Termosfer adalah lapisan atmosfer yang berada pada urutan ke empat diatas mesosfer. Termosfer berada diantara mesosfer dan ekssosfer.

Pada lapisan ini terdapat atom-atom yang terionisasi sehigga lapisan termosfer disebut juga lapisan ionosfer.

Lapisan ini terletak kurang lebih 85KM-650KM diatas permukaan bumi. Pada lapisan ini terdapat partikel-partikel ion yang berfungsi sebagai pemantul gelombang radio.

Partikel tersebut sangat berguna bagi manusia terutama sebagi perkembangan teknologi komunikasi.

Pada lapisan ini terdapat lapisan inversi yaitu kondisi dimana jika ketinggian dinaikkan suhunya akan semakin tinggi. 

Karena adanya lapisan inversi inilah lapisan termosfer ini mempunyai terperatur yang cukup tinggi hingga mencapai ratusan derajat celcius.

Karena keadaannya yang panas ini pula, maka lapisan ini disebut juga dengan lapisan termos yang mempunyai arti panas.


5.   Eksosfer
Eksosfer adalah lapisan terluar dari atmosfer bumi. Lapisan ini merupakan lapisan yang paling jauh dari permukaan bumi.

Selain menjadi lapisan terluar dari atmosfer bumi, lapisan ini juga sangat panas, dan terjadi pergerakan pertikel udara yang tidak beraturan.

Pada lapisan ini terdapat refleksi cahaya matahari yang dipantulkan oleh debu dan materi meteorik.

Lapisan ini berada pada ketinggian 800-1000KM (ada juga yang berpendapat 800-3.260 KM) dari permukaan bumi.

Karena sangat panasnya lapisan ini sangat berbahaya untuk para astronot.

Lapisan ini menjadi benteng utama untuk melindungi bumi dari aktivitas-aktivitas meteor.

Lapisan eksosfer disebut juga lapisan geostasioner yang merupakan ruang antar planet. Lapisan ini tidak memiliki tekanan udara sama sekali.

Di lapisan inilah mulai terjadi banyak interaksi dan hubungan antara gas-gas yang ada di dunia luar bumi, serta gas-gas yang membentuk atmosfer bumi.

Karena jaraknya yang teramat jauh dari permukaan bumi, maka kekuatan gaya gravitasi bumi juga rendah


Sumber :


No comments:

Post a Comment